Mengenal Hewan Buas – Singa

143 views

Mengenal Hewan Buas – Singa

Singa adalah salah satu anggota famili kucing. Ukuran dan kekuatan hewan ini sejak dahulu membuat manusia tercengang. Singa juga dikenal dengan raungannya yang dahsyat, yang bisa didengar sampai jarak 8 km.

BENTUK TUBUH

Singa mempunyai bahu yang lebar, kaki yang kekar, dan cakar yang tajam. Sebagai hewan karnivora, singa mempunyai otot rahang pendek dan kuat. Giginya berjumlah 30 buah, termasuk gigi taring yang besar dan runcing untuk menyobek dan membunuh mangsanya, gigi geraham seperti gunting untuk menyayat daging, dan gigi seri yang kecil untuk mengupas daging dari tulang.

Bulu singa dewasa warnanya bermacam-macam dari cokelat muda sampai kemerahan dengan warna ekor lebih tua dari warna tubuh-nya. Singa jantan mempunyai surai di punggungnya yang menjadi semakin lebat dan semakin gelap warnanya saat usianya bertambah. Anak singa lahir dengan bulu totol-totol. Totol-totol ini membuat anak singa mudah menyembunyikan diri di semak-semak sehingga tidak dilihat oleh musuhnya. Begitu menjadi dewasa, totol-totol ini hilang meski kadang masih ada beberapa di kaki dan bagian perut. Warna bulu yang khas ini membedakan singa dari harimau. Singa mempunyai berat 150-250 kg dengan tinggi 123 cm dan panjang badan 1250 cm serta panjang ekor 90-105 cm. Singa betina lebiA kecil dibanding yang jantan, yaitu beratnya 120-182 kg, dengan tinggi 107 cm dan panjang 175 cm.

Singa Afrika dan Asia mempunyai bentuk tubuh sedikit berbeda. Singa Asia mempunyai lipatan kulit di perut yang disebut lipatan perut. Selain itu, bentuk tengkorak kepalanya juga agak lain. Singa jantan biasanya bertahan hidup sampai usia 12 tahun, sementara singa betina mempunyai usia sedikit lebih panjang yaitu 16 tahun.

TEMPAT TINGGAL

Singa hidup di berbagai daerah di dunia. Singa bisa ditemukan di Afrika, Eropa, Timur Tengah, Ameriika Utara, Amerika Selatan, dan Asia. Hewan ini tinggal di padang savana dan hutan yang tidak begitu lebat. Singa termasuk hewan langka yang dilindungi karena
jumlahnya yang’ menyusut jauh akibat perburuan manusia dan juga semakin langkanya sumber makanan di hutan. Singa juga mudah terkena parasit. Sekarang ini, singa hanya dapat ditemukan di dua tempat, yaitu gurun pasir Sahara, di Afrika Selatan, dan sekitar 300 ekor singa yang disebut singa Asia, hidup di tempat perlindungan National Park dan Lion Sanctuary, di India. Singa hidup berkelompok. Setiap kelompok terdiri atas 2-12 singa betina dewasa dan anak-anaknya. Singa betina akan tetap tinggal dalam kelompok seumur hidup, berburu bersama dan menjaga sumber makanan dan air dari serbuan kelompok lain. Singa jantan, sebaliknya, dipa(ksa keluar dari kelompoknya pada usia 2-4 tahun. Singa jantan ini akan membentuk kelompok dengan jantan-jantan muda lainnya. Satu kelompok singa jantan terdiri atas 2-6 ekor dan disebut koalisi. Kelompok yang baru ini akan mencari betina dengan mengusir koalisi yang sudah ada. Pertempuran memperebutkan betina dan posisi pemimpin ini terjadi setiap 2-4 tahun sekali dan sering berakhir dengan kematian.

MAKANAN

Singa adalah pemburu yang kuat. Biasanya berburu di malam hari, baik sendiri maupun berkelompok. Singa suka mengincar hewan mamalia yang besar, seperti zebra. Singa membunuh dengan menggigit tengkuk buruannya dengan gigi taringnya yang tajam. Singa dapat memakan 36 kg daging sekaligus dan kemudian berpuasa selama beberapa hari. Rata-rata singa makan 5 kg daging sehari. Buruan yang berhasil diperoleh akan dimakan bersama oleh satu kelompok. Singa jantan makan terlebih dahulu, diikuti betina dan anak-anaknya.

PERKEMBANGBIAKAN

Singa menghabiskan waktunya dengan tidur 20 jam sehari. Saat singa betina memasuki musim kawin, gairahnya yang besar membuat hewan ini bisa menikahi semua jantan dalam satu koalisi. Singa betina akan mengasingkan diri dari kelompoknya untuk melahirkan anak setelah kehamilan yang berlangsung 110 hari. Anak singa akan dibawa kembali ke dalam kelompoknya pada usia 8 minggu.

Anak singa ini masih menyusu pada sang induk sampai usia 8 minggu. Anak singa mulai diperkenalkan pada daging di usia 3 bulan dan pada usia 11 bulan akan mulai diajak berburu oleh induknya. Induk singa merawat anaknya sampai Usia 2 Tahun.

TAHUKAH KAMU…
Singa, meskipun besar dan mampu berlari cepat dalam jarak pendek, tidak mempunyai cukup tenaga untuk mengejar buruannya.